BADKO HMI Sumatera Barat Suport Aparat Lakukan Swiping Pada Malam Tahun Baru

Adrianto Efendi Kabd External Badko HMI Sumatera Barat

Adrianto Efendi
Kabid External Badko HMI Sumatera Barat

Tahun baru adalah suatu perayaan dimana suatu budaya merayakan berakhirnya masa satu tahun dan menandai dimulainya hitungan tahun selanjutnya. Budaya yang mempunyai kalender tahunan semuanya mempunyai perayaan tahun baru. Hari tahun baru di Indonesia jatuh pada tanggal 1 januari karena Indonesia mengadopsi kalender Gregorian, sama seperti mayoritas Negara-negara di dunia yang juga menggunakan kalender Gregorian.

Perayaan tahun baru awalnya muncul di timur tengah pada abad 2000 SM penduduk Mesopotamia merayakan pergantian tahun pada saat matahari tepat berada di atas khatulistiwa, atau tepatnya 20 maret, hingga kini iran masih merayakan tahun baru 20, 21 atau 22 maret yang disebut nowruz. Untuk penanggalan masehi, tahun baru dirayakan pertama kali pada tanggal 1 januari 45 SM, tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar roma, ia memutuskan untuk mengganti penanggalan tradisional romawi yang telah diciptakan sejak abad ketujuh SM . ketika dilhat dari sejarah perayaan tahun baru ini bukanlah semacam budaya yang berasal dari Indonesia, ini budaya barat yang mestinya kita tidak begitu fanatic terhadap perayaannya.

Di Indonesia perayaan tahun baru masehi ini begitu meriah dilakukan, hingga ada yang menghabiskan rupiahnya hingga jutaan hanya sekedar untuk bakar lilin, bakar kembang api dan meniup terompet. Sangat disayangkan dari segi ekonomisnya ketika hal semacam ini terus menerus dilakukan. Yang lebih parahnya lagi malam pergantian tahun baru dijadikan sebagai ajang untuk melakukan perbuatan maksiat, telah banyak terjadi baik di kota besar maupun di pedesaan sendiri ketika malam tahun baru dijadikan sebagai ajang pesta pora muda-mudi. Sangat disayangkan ketika generasi penerus bangsa ini terjebak dalam lembah kemaksiatan. Maka hal ini tidak lagi boleh terjadi terkhusus di ranah minang ini yang identik dengan adat basandi sarak sarak basandi kitabullah.

Dengan kondisi di atas, Andrianto Efendi selaku ketua bidang Partisipasi Pembangunan Regional Badko HMI Sumatera Barat angkat bicara. Andri mengajak seluruh generasi muda untuk melakukan kegiatan yang positif saja serta tidak ikut-ikutan merayakan malam pergantian tahun baru” Saya selaku ketua bidang Partisipasi Pembangunan Regional Badko HMI Sumatera Barat mengajak kawan-kawan generasi muda minang kabau tidak ikut dalam uporia perayaan pergantian tahun ini.” Ungkap andri

Sementara itu Andri juga mengajak seluruh kader HMI Cabang se-sumatera barat untuk mendesak masing-masing pemerintah kabupaten/kota untuk melakukan swiping terhadap lokasi-lokasi yang rawan akan digunakan sebagai tempat maksiat. “Kami juga menghibau kepada kwan-kawan cabang di sumatera barat juga ikut mendukung secara penuh aparat kepolisian dan Satpol PP untuk melakukan razia di tempat-tempat tertentu seperti hotel, kafe dan sejenisnya yang berkemungkinan dijadikan tempat bermaksiat.” Tutup Demisioner Ketua Umum Badan Pengelolah Latihan Cabang Padang ini

Sementara itu, Wendi Juli Putra Ketua Umum Badko HMI Sumatera Barat membenarkan bahwa mendorong pemerintah kabupaten kota untuk melakukan swiping di tempat-tempat tertentu merupakan langkah positif yang bisa dikerjakan untuk menjaga ranah minang ini dari hal-hal yang berbau kemaksiatan, sebelum allah murka maka lebih baik kita terlebih dahulu mengantisipasi agar negri ini aman dan tentram dari segala bentuk bencana. Dan tentunya kita menginginkan negri ini aman dan tentram dari segala betuk bencana.

Related posts

Leave a Comment