Hantam Mahasiswa. BADKO SUMBAR Menilai Polisi Balikpapan Langgar Undang-Undang

Wendi Juli Putra
Ketum BADKO HMI SUMBAR

Mahasiswa Balikpapan lakukan unjuk rasa peringatan HUT Balikpapan Ke 122. Aksi yang dimotori organisasi kepemudaan ini berakir ricuh. Dari video amatir yang beredar terlihat adanya bentrok antara masa dengan pihak kepolisian. Diduduga ada puluhan mahasiswa terluka akibat aksi represif dari pihak kepolisian.

Ketua umum BADKO HMI Sumatera Barat Wendi Juli Putra sangat menyayangkan perlakuan pihak kepolisian tersebut. Menurutnya kelakuan pihak kepolisian ini adalah salah satu bentuk pembungkaman terhadap akspirasi rakyat yang pada dasarnya telah di atur dalam Undang-undang.

“Perlakuan pihak kepolisian seperti yang di Balikpapan itu sudah kelewat batas, sudah melanggar undang-undang kebebasan berpendapat.” ungkap Wendi yang di temui di sela kegiatanya

Atas nama kemanusiaan dan hak menyampaikan pendapat Wendi meminta kapolri menertibkan anggotanya yang sudah tidak mematuhi aturan. “Kita mendesak Kapolri agar dapat menindak lanjuti perkara ini. Harus menjadi perhatian serius bagi Kapolri, karna bukan kali ini saja kekerasan pihak kepolisian terjadi. Sebelumnya di Bengkulu kan juga terjadi kepada mahasiswa.” imbuh Wendi

Sementara itu Wendi mengajak kelompok cipayung untuk dapat melakukan pertemuan dalam rangka menanggapi persoalan ini. Menurut Wendi pertemuan antar OKP yang tergabung dalam Cipayung Ini dirasa perlu karena secara umum Korban luka dalam unjuk rasa adalah anggota Cipayung.

“Kita akan duduk bersama dengan kawan-kawan cipayung Sumatera Barat. Kami akan rapatkan barisan dalam menuntuk hak-hak saudara kami yang sudah di mutilasi oleh kepolisian. Nanti kita akan intruksikan Kabid PTKP BADKO SUMBAR untuk memfasilitasi.” Tutup Wendi

Related posts