KETIKA PERSOALAN BILIK MENGGELITIK PUBLIK

Oleh : Yunaldi Wakil Sekretaris Umum bidang Pemberdayaan Umat BADKO HMI Sebuah buku yang diterbitkan oleh semesta hikmah publishing 2018, berjudul “ya rasul izinkan aku berzina” membuat cuplikan singkat tentang kisah seorang pemuda dimasa rasulullah, yang terang-terangan datang kepada rasul dan mengatakan “ya rasul izinkan aku berzina” sontak para sahabat yang mendengarkan ucapan ini geram dan spontan membentak, memarahi dan ingin mengusir pemuda ini namun rasul hanya tersenyum seraya menarik nafasnya dan menyuruh pemuda itu mendekat. “Mendekatlah” ajakan beliau sehingga pemuda itupun mendekati rasullullah. Alangkah tidak bermoralnya pemuda ini, bila…

Read More

Perempuan dan Realita Kesetaraan Gender

Oleh: Ikhlimah Ketua umum Korps HMI-Wati Badko Sumatera Barat Pemberdayaan perempuan yang berarti meningkatkan kualitas dan peran perempuan pada semua aspek kehidupan baik secara langsung atau tidak langsung. Pemberdayaan perempuan sangat berhubungan erat dengan kemajuan pembangunan. Peran keperempuan dalam melanjutkan estapet pembangunan semakin disadari oleh pengemban kekuasan di negri yang berdaulat. Sehingga Karls (1995) memandang bahwa pemberdayaan kaum perempuan sebagai suatu proses kesadaran dan pembentukan kapasitas (capacity building) terhadap partisipasi yang lebih besar, kekuasaan dan pengawasan dalam pembuatan keputusan dan tindakan transformasi agar menghasilkan persamaan derajat yang lebih besar antara…

Read More

POLIGAMI : Pahit Manisnya Madu

Oleh : Kirana Pungki Apsari Ketua Bidang Kajian dan Advokasi KOHATI HMI BADKO Sumatera Barat Poligami saat ini sedang menjadi polemik di tengah masyarakat, poligami memang menjadi isu sensitif bagi aktivis feminis garis keras dan menolak mentah-mentah tanpa dasar yang jelas mengenai poligami, poligami berasal dari bahasa Yunani “Polygamie” yaitu “Poly” berarti banyak dan “gamie” berarti laki-laki, jadi arti dari poligami adalah laki-laki yang beristri lebih dari satu orang perempuan dalam satu ikatan perkawinan, sebetulnya masyarakat Indonesia tidak semestinya sensitif dengan poligami karena beberapa tokoh bangsa ini melakukan poligami, sehingga…

Read More

INDAHNYA TAHUN BARU UNTUK KESATUAN UMAT

Oleh : Yunaldi Wakil Sekretaris Umum bidang Pemberdayaan Umat BADKO HMI Perayaan tahun baru yang beberapa hari sebelumnya (25 Desember) diikuti juga dengan perayaan hari raya natal bagi umat kristiani, tidaklah persoalan baru dan tidak hanya terjadi tahun ini saja, namun menjadi menarik ketika tahun baru kali ini (2019) dengan banyaknya pejabat publik mengeluarkan surat edaran termasuk juga beredarnya beberpa vidio-video yang memuat konten persoalan selamat dan ajakan memperingati perayaan hari raya natal,  membuat tahun baru kali ini menjadi menarik dan menyita perhatian publik, ditambah tahun baru kali ini berbarengan…

Read More

PERAN KELUARGA DALAM MENDIDIK ANAK DI ERA DIGITAL

http://suluahnagari.com/wp-content/uploads/2017/09/DSC00367.jpg

Pendidikan merupakan hal yang tidak bisa lepas dari kehidupan kita sehari-hari. Tidak hanya didapat di sekolah saja, pendidikan juga bisa kita dapatkan di lingkungan kita, seperti di lingkungan keluarga. Keluarga adalah salah satu lembaga yang berperan dalam pendidikan karakter pada anak, disamping itu sekolah juga berperan dalam pendidikan karakter moral. Menyikapi fenomena dan tantangan pendidikan sekarang dan masa mendatang, peran keluarga sudah semestinya lebih diperkuat dan ditingkatkan dalam rangka mendukung upaya sekolah menyiapkan siswa di era global yang penuh persaingan ketat. Kehidupan siswa di era sekarang ini, yang  hidup di…

Read More

Kepentingan Politik 2019, Rakyat Bukan Prioritas

Renol F. Asdi Bid. Sosial Politik dan Pemerintahan Badko HMI Sumatera Barat Perpolitikan indonesia beranjak menuju politik kelas dunia. Dinegra demokrasi seperti indonesia, rakyak menjadi objek utama demokrasi. Indonesia yang bersemboyankan “Dari rakyat untuk rayat” dalam dunia perpolitikan semakin menguat dengan sistem-sistem demokrasi yang komplek di atas kertas. Di negra demokrasi pemilihan umum merupakan pengambilan keputusan tertinggi. Kedaulatan rakyat menjadi objek perebutan dalam setiap pemilihan umum. Meskipun dalam pemilu melibatkan partai politik, peserta pemilu, penyelenggara pemilu, dan pengawas pemilu tatap saja masyarakat yang di korbankan, karena setiap elemen tersebut memiliki…

Read More

Partisipasi Masyarakat Lebih Tepat Menyelesaikan Masalah Caleg Koruptor

oleh Andrian Habibi Peniliti KIPP Indonesia Akibat perdebatan yang tidak ada hentinya terkait pencalonan anggota Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Penyelenggara Pemilu -khususnya Komisi Pemilihan Umum- masih kurang maksimal dalam memenuhi amanah Pasal 448 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 yang berkaitan dengan Partisipasi Masyarakat. Dalam ketentuan tersebut (Pasal 448 ayat 2 UU Pemilu), jelas bahwa pemilihan umum diselenggarakan dengan partisipatif masyarakat. Sehingga, peran aktif masyarakat menjadi salah satu kebutuhan yang mendesak. Karena, dengan partisipasi masyarakatlah persoalan subtansi menolak calon legislatif mantan narapidana terlaksana. UU Pemilu memuat pembagian…

Read More

Tunjangan Wakil Rakyat Naik, Kinerja Harusnya Membaik

Medi Afrizal, S.HI Wasekum Partisipasi Pembangunan Regional BADKO HMI SUMBAR Rabu, 23 Agustus 2017 merupakan hari yang sangat membahagiakan bagi Wakil Rakyat Sumbar, karena di hari itu uang tunjangan dinaikkan seiring telah disahkan Perda sebagai payung hukum saat digelarnya sidang Paripurna bersama dengan Pemprov Sumbar. Banyak yang pro dan banyak juga yang kontra dengan hal itu. Pro karena berharap dengan naik nya tunjangan akan berdampak membaik terhadap kinerja Wakil Rakyat. Namun yang kontra menilai bahwa kenaikkan tunjangan itu hanya akan menambah pengeluaran Propinsi dan belum tentu akan berpengaruh terhadap kinerja.…

Read More

Menilik Kaum Muda Hari Ini

Oleh: Renol F. Asdi Ketika kemajuan peradaban, ilmu dan teknologi, seharusnya juga diikuti dengan kemajun kualitas dari setiap lapisan masyarakat terutama kaum muda. Kaum muda yang merupakan Agen Of Change (agen perubahan) seharusnya tidak lagi kehilangan orientasi ditengah-tengah melejitnya kemajuan peradaban. Perubahan-perubahan yang terjadi seharunya di motori oleh kaum muda yang berilmu dan berpengetahuan luas. Padas era serba moderen ini tidak lagi kita rasakan kerelevanan kemajuan ilmu dan teknologi dengan kemajuan kualitas kaum muda yang merupakan pendorong dan penggagas kemajuan sebuah peradaban. Kaum muda hanya terkesan sebagai penikmat kemjuan, bukan…

Read More